NASIONAL | bmr.intainews.id – Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) memang memiliki sejarah yang progresif dan penuh dinamika.
Perjuangan cita-cita kabupaten tersebut tentunya melibatkan banyak masyarakat yang memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk mewujudkan keinginan mereka.
perjuangan mendirikan kabupaten pasti penuh dengan tantangan dan rintangan, terutama ketika ada pandangan yang berbeda atau pesimisme yang tersebar di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tokoh Berlatar Petani, Imaduddyn Guhung Resmi Mendaftar Bacaleg Lewat PKB
Namun, semangat para pejuang pemekaran yang tegar dan kemandirian yang kuat membuahkan hasil, sehingga pada akhirnya tanggal 23 Mei 2007, keinginan mereka terwujud.
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masih memiliki banyak potensi dan peluang yang belum tergali sepenuhnya.
Namun, dengan semangat dan tekad bersama, masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pasti dapat mewujudkan impian mereka.
Honda Beat Versi Macho – Honda Zoomer X: Desain Unik dan Performa Tangguh
Optimalisasi sumber daya alam dan manusia memang sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut.
16 tahun Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sudah berjalan, sebuah usia yang masih terbilang remaja.
Ada begitu banyak impian masyarakat yang belum terlaksana semoga dengan tekad bersama membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Wali Kota Tatong Bara Dukung Kompetisi Sepak Bola Al Hasanain CUP II di Kotamobagu
Kita bisa, minimal mensejajarkan diri dengan daerah lainnya.
Lebih serius lagi mengoptimalisasi Sumber Daya Alam (SDA) ataupun Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sebuah keniscayaan untuk menyongsong masa depan lebih baik.
Karena mimpi, harapan, tantangan dan peluang itu masih terbentang luas.
upaya membangun daerah, dengan ketersediaan potensi sumber daya alam yang melimpah juga tidak menjamin bisa memberi kemakmuran dan kemajuan
jika tidak disejajarkan membangun Sumber daya manusia.
Maka, Bolaang Mongondow Utara harus bangkit dan berbenah untuk memberdayakan semua potensi yang ada agar selaras dengan napas dan tujuan pemekaran.
“Sebagai Salah Seorang yang terlibat sejak awal dan memulai dengan memeberanikan diri menginisiasi dan menandatangani undangan rapat perdana,
serta memimpin rapat yang pertama kali pula pada proses perjuangan waktu itu,”
Sejumlah Kepala Daerah Mundur Dari Jabatannya Ada Apa?
dalam beberapa dekade terlibat dalam membagun negeri tercinta ini, patutlah kita bersyukur kepada Tuhan YME.
Rasa syukur yang tidak terhingga atas perjalanan waktu dalam mengukir catatan perjalanan,
atas perkembangan pembangunan dan kemajuan selama enam belas tahun,
masih begitu banyak pekerjaan ke depan untuk bersama-sama harus kita kerjakan.
semua itu butuh komunikasi, kejujuran dan solidaritas yang kuat.
“Semoga kita dipertemukan kembali di negeri yang indah ini “olaang Mongondow Utara” tulis asripan










