BOLTARA – Sejumlah proyek pembangunan yang digulirkan pemerintah di wilayah Kecamatan Sangkub mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Namun, di tengah geliat positif ini, warga juga menyoroti keberadaan oknum wartawan “abal-abal” yang diduga kerap mengganggu jalannya proyek dengan dalih konfirmasi.
Proyek infrastruktur seperti pembangunan jaringan irigasi saat ini sedang berjalan di beberapa titik di Kecamatan Sangkub. Warga menyambut baik program tersebut karena membawa peluang kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
“Saya ikut kerja di proyek irigasi ini sejak proyek ini dimulai. Lumayan, bisa bantu kebutuhan anak istri,” ujar Arionto Palima,warga Sangkub yang terlibat sebagai pekerja harian,Minggu (27/7/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, di balik manfaat proyek, warga mulai merasa terganggu dengan kehadiran oknum yang mengaku wartawan, namun diduga tidak memiliki identitas media yang jelas dan cenderung mencari-cari kesalahan pelaksana proyek.
“Kami tahu mana wartawan yang benar dan mana yang hanya datang cari-cari masalah.,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.
Warga berharap pihak pemerintah dan aparat penegak hukum bisa mengambil langkah tegas terhadap praktik seperti ini, agar proyek bisa berjalan lancar tanpa intervensi yang merugikan.
Salah satu warga Sangkub, juga menegaskan bahwa proyek yang dilaksanakan sudah melalui proses sesuai aturan dan diawasi ketat oleh tim teknis.
“Kami membuka diri terhadap kontrol publik, terutama dari media yang profesional dan terverifikasi. Tapi kalau ada oknum yang mengganggu dengan niat tidak baik, tentu akan kami laporkan,” tegas Ismet Wartabone,warga setempat.
Dengan adanya proyek pembangunan yang terus berlanjut, masyarakat berharap dampaknya dapat berkelanjutan dan tidak terganggu oleh praktik-praktik yang mencederai semangat pembangunan.
Penulis : Ib










