Lapas Cipinang Berikan Penghargaan Pegawai Berprestasi, Wujud Nyata Panca Carana Laksya Pemasyarakata

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus dorong budaya kerja yang produktif dan berorientasi pada pelayanan publik melalui pemberian penghargaan rutin kepada pegawai yang menunjukkan dedikasi luar biasa.

Pada apel pagi, Senin (7/7), Lapas Cipinang berikan piagam penghargaan kepada dua pegawai terbaik periode bulan Juni 2025.

Syamsul Maarif ditetapkan sebagai Pegawai Teladan, sementara Septiyawan dinobatkan sebagai Petugas Pelayanan Publik Terbaik. Kedua penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas keteladanan, kedisiplinan, dan kontribusi nyata mereka dalam menciptakan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berdampak positif.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, dalam amanatnya menyampaikan bahwa apresiasi ini bukan sekadar bentuk penghargaan simbolik, melainkan bagian penting dari sistem pembinaan kinerja.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang kompetitif sekaligus kolaboratif. Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja dengan hati dan ketulusan akan selalu mendapatkan tempat,” ujarnya.

Kepala Subbagian Kepegawaian, Rulyanto, menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, dengan indikator yang mencakup kedisiplinan, kinerja harian, dan penilaian atasan langsung. “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem kerja yang menghargai kontribusi dan menumbuhkan semangat berprestasi di seluruh lini,” ujarnya.

Sementara itu, Septiyawan, yang menerima penghargaan sebagai petugas pelayanan publik terbaik, menyampaikan rasa syukurnya. “Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus bekerja sepenuh hati. Pelayanan yang baik bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang ketulusan dan empati,” ungkapnya.

Penghargaan ini juga menjadi refleksi dari nilai-nilai luhur yang dijunjung dalam Panca Carana Laksya Pemasyarakatan, khususnya prinsip Pengabdian yang Ikhlas, yaitu menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan ketulusan sebagai bentuk pengabdian tertinggi untuk bangsa dan negara.

Langkah ini menegaskan bahwa Lapas Cipinang tidak hanya mencetak petugas yang cakap secara teknis, tetapi juga membangun insan pemasyarakatan yang mengabdi dengan integritas, melayani dengan empati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan—selaras dengan semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.” ( Ragil)

Follow WhatsApp Channel bmr.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan
Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri
Pengusaha Sunarko Rilis E-book “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” untuk Bantu Entrepreneur Amankan Brand
Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG
Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah
Wamenkomdigi: Bebas Punya Banyak Akun Medsos, Asal Terikat Single ID
6.118 Personel Disiagakan Kawal Aksi Demo Ojol di Jakarta Pusat
Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menkeu, Janjikan Pertumbuhan Ekonomi hingga 7 Persen

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 21:22 WIT

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan

Senin, 3 November 2025 - 18:14 WIT

Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri

Sabtu, 27 September 2025 - 18:56 WIT

Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG

Kamis, 25 September 2025 - 12:07 WIT

Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah

Senin, 22 September 2025 - 12:01 WIT

Wamenkomdigi: Bebas Punya Banyak Akun Medsos, Asal Terikat Single ID

Berita Terbaru