INTERNASIONAL | bmr.intainews.id – Kementrian Luar Negeri Retno L. P. Marsudi Menggelar konferensi Pers Terkait Evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dari Sudan. Senin, (24/4/2023).
Menjelang KTT ke-42 ASEAN tanggal 10 dan 11 Mei 2023 di Labuan Bajo sudah akan mulai tanggal 7 Mei dengan berbagai pertemuan pada tingkat menteri, hal ini dikatakan Mentri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam akun YouTube MoFa Indonesia.
Menurutnya khusus untuk pertemuan ini dipimpin oleh Perdana Menteri Malaysia setelah briefing mengenai Sudan dan perlindungan WNI Retno menyampaikan akan berusaha mungkin untuk memberikan perlindungan kepada WNI
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga Begini Imbauan Presiden Terkait Penundaan Arus Mudik
“yang saya sampaikan sebelum hari ini saya ingin memberikan update utamanya mengenai evakuasi WNI Sebagaimana telah saya sampaikan pemerintah berusaha mungkin dan berusaha keras untuk memberikan perlindungan kepada WNI Dari hari pertama terjadinya konflik” ucapnya
lebih lanjut Retno mengatakan, dengan TNI guna membahas evakuasi ke Indonesia dengan melakukan komunikasi dengan Panglima TNI yang mengatakan siap untuk membantu evakuasi ini. Tercatat evakuasi WNI berjumlah 358 yang terdiri dari Balita, laki-laki dan perempuan
“pada pukul 01.00 dini hari waktu setempat atau pukul 6 pagi waktu bagian Barat pada hari ini 538 WNI telah tiba dengan selamat di kota fort Sudan yang terdiri dari 73 laki-laki 240 dan balita 25 orang yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia, pekerja migran karyawan perusahaan Indofood” ujarnya
Baca Juga RUU Perampasan Aset Akan Segera Di Tetapkan
diketahui evakuasi tahap 1 yang dipimpin langsung oleh dubes RI di kartun evakuasi dilakukan dengan sebanyak 8 buah dan satu minibus KBRI pada minggu tanggal 23 April pukul 00.8 waktu setempat atau 13.00 waktu indonesia barat waktu tempuh perjalanan darat dari Sudan memerlukan waktu sekitar 15 jam sekitar 830 kilometer.










