Temuan Komnas HAM: Netralitas ASN Terancam dalam Pilpres 2024

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bmr.intainews.id- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyoroti masalah netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Salah satu contohnya adalah gerakan masif yang dilakukan oleh kepala desa di beberapa daerah di Indonesia.

Menurut Komisioner Komnas HAM Saurlin P Siagian, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (21/2/2024), sebanyak 12 kepala desa di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, menyatakan dukungan kepada salah satu peserta pemilu.

Meskipun demikian, detail mengenai paslon yang mendapat dukungan tidak diungkap secara terperinci.

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, di mana rapat koordinasi kepala desa diadakan untuk memenangkan peserta pemilu tertentu.

Komnas HAM juga menyoroti adanya arahan dari beberapa kepala daerah kepada bawahannya untuk memilih peserta pemilu tertentu.

“Adanya arahan Wali Kota Samarinda kepada jajarannya untuk memilih peserta pemilu tertentu,” tutur Saurlin.

Dengan demikian, Komnas HAM telah mengidentifikasi berbagai bentuk pelanggaran netralitas ASN dalam konteks Pilpres 2024, yang mencakup dukungan aktif dari kepala desa, arahan dari kepala daerah, praktik politik uang, dan ajakan dari pejabat publik. (**)

Follow WhatsApp Channel bmr.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan
Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri
Pengusaha Sunarko Rilis E-book “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” untuk Bantu Entrepreneur Amankan Brand
Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG
Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah
Wamenkomdigi: Bebas Punya Banyak Akun Medsos, Asal Terikat Single ID
6.118 Personel Disiagakan Kawal Aksi Demo Ojol di Jakarta Pusat
Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menkeu, Janjikan Pertumbuhan Ekonomi hingga 7 Persen

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 21:22 WIT

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan

Senin, 3 November 2025 - 18:14 WIT

Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri

Sabtu, 27 September 2025 - 18:56 WIT

Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG

Kamis, 25 September 2025 - 12:07 WIT

Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah

Senin, 22 September 2025 - 12:01 WIT

Wamenkomdigi: Bebas Punya Banyak Akun Medsos, Asal Terikat Single ID

Berita Terbaru