BOLMUT| bmr.intainews.id- Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) THG-538 dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada hari Sabtu, (3/6/2023)
Kebakaran itu terjadi pada pukul 12.08 wib. di Ruang DG kapal dan meskipun upaya penanggulangan kebakaran telah dilakukan, kapal tidak dapat diselamatkan.
Saat ini, KRI THG-538 sedang melaksanakan Peran Peninggalan di perairan Selat Selayar dengan daratan terdekat berada di Pulau Selayar sejauh 9 NM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KRI THG-538 merupakan salah satu kapal perang yang tergabung dalam armada TNI AL.
Kapal tersebut membawa 62 anggota ABK serta 57 orang non ABK.
Diantara anggota non ABK, terdapat personel dari Yon 300, Yon 330, Yon 7 Mar, Mandala, Taifib, dan Taipur.
Koordinasi untuk bantuan Search and Rescue (SAR) telah dilakukan dengan Sops Koarmada II guna mendapatkan bantuan dari unsur gelar terdekat.
Pasukan SAR tengah berupaya mengevakuasi seluruh awak kapal dan memastikan keselamatan mereka.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini.
Namun, proses evakuasi dan penanggulangan kebakaran masih berlangsung, sehingga situasi di lapangan terus dipantau dan perkembangannya akan terus dilaporkan.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI [Nama Kasal], mengikuti perkembangan kejadian ini dengan cermat dan telah memberikan instruksi kepada pihak terkait untuk memberikan dukungan penuh dalam penanganan insiden ini.
Kebakaran pada kapal perang merupakan kejadian yang sangat serius dan memerlukan upaya yang terkoordinasi dan cepat.
TNI AL bersama-sama dengan pihak terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan keselamatan seluruh awak kapal dan menyelesaikan situasi ini dengan baik.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran kapal masih dalam penyelidikan.
Lebih banyak informasi akan diberikan seiring dengan perkembangan situasi dan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.
Redaksi akan terus mengupdate berita ini seiring dengan perkembangan terbaru.










